logo trikamedia white landscape

Apa Itu Influencer? Ini Arti, Tugas, dan Jenisnya!

Influencer

Influencer merupakan sebuah sebutan yang sering digunakan untuk orang yang memiliki banyak pengikut, khususnya di media sosial. Sekarang ini, influencer sudah menjadi sebuah pekerjaan apalagi dengan berbagai tren dan fenomena baru di dunia digital.

Banyak orang ingin menjadi influencer, dan banyak pula perusahaan yang mau menjalin kerja sama dengan mereka. Ini karena influencer mampu mempengaruhi opini, dan bahkan mengubah perilaku orang secara online.

Oleh karena itulah, pekerjaan influencer sering melibatkan endorsement, review, atau promosi produk di media sosial. Tapi, sebenarnya apa arti influencer? Apa peran dan tugasnya, serta bagaimana cara menjadi influencer?

Yuk cari tahu semuanya dalam artikel ini yuk.

Apa Itu Influencer?

Influencer adalah orang yang memiliki banyak pengikut atau followers di media sosial, dan memiliki kemampuan atau wawasan di bidang tertentu serta pengaruh ke masyarakat atau pengikutnya.

Biasanya, influencer berprofesi sebagai selebgram, YouTuber, blogger, atau streamer yang aktif di media digital tertentu sesuai dengan niche yang didalaminya.

personal branding

Diambil dari kata “influence” yang berarti pengaruh, pekerjaan influencer umumnya berkutat seputar memberikan dampak dan ajakan.

Nah, khususnya bagi bisnis, influencer adalah sosok yang memiliki peran penting dalam hal pemasaran dan promosi produk. Mereka bisa membantu meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan produk, dan mempengaruhi keputusan pembelian seseorang.

Namun, dalam mencapai hal tersebut, seorang influencer tidak semata-mata hanya mengulas produk, lho. Walaupun bukan pekerjaan dengan job desc yang jelas, influencer juga memiliki daftar tugas yang perlu dilakukan.

Mau tahu apa saja? Mari lanjutkan ke bagian berikutnya di bawah ini.

Tugas Influencer

Nah, setelah Anda memahami arti influencer dan manfaat influencer bagi bisnis, kami akan menjelaskan apa saja tugas dan pekerjaan influencer dalam menjalankan perannya.

Influencer bertugas untuk :

  • Membuat konten media sosial yang berkualitas, menarik, dan relevan bagi audiens.
  • Bekerja sama dengan brand untuk mempromosikan produk atau jasa melalui endorsement, review produk, atau kolaborasi.
  • Membangun dan mempertahankan audiens melalui interaksi aktif di platform media sosial.
  • Mengikuti tren dan perkembangan terbaru di bidang industri mereka agar tetap relevan dan up-to-date.
  • Mengukur dan menganalisis performa konten media sosial mereka untuk memahami strategi yang sudah berhasil dan masih perlu ditingkatkan.
  • Menghadiri acara atau aktivitas terkait untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan diri kepada industri yang lebih luas.
  • Mengembangkan dan mempertahankan personal branding yang konsisten.

 

Singkatnya, tugas influencer adalah menciptakan konten menarik di media sosial, membangun dan mempertahankan audiens, bekerja sama dengan merek, dan mempengaruhi perilaku serta keputusan pembelian audiens. Selain mencari brand untuk bekerja sama, influencer juga biasanya perlu aktif mencari program kemitraan yang sesuai brandingnya.

Jenis-Jenis Influencer

Meski pada dasarnya memiliki tugas dan pekerjaan yang sama, ada beberapa kategori yang mengelompokkan jenis-jenis influencer, biasanya dari massa yang dimiliki dan platform yang digunakannya.

Ini dia jenis influencer berdasarkan jumlah followersnya :

1. Nano Influencer

Nano influencer adalah figur di media sosial yang memiliki basis pengikut relatif kecil, biasanya antara 1.000 hingga 10.000 pengikut.

Walaupun terkadang menjadi influencer adalah side hustle bagi mereka, para nano influencer tetap fokus pada niche yang spesifik dan bahkan memiliki tingkat engagement yang tinggi dengan pengikutnya.

Kemudian dari segi jumlah pengikut yang tidak sebesar influencer lainnya, jenis influencer ini justru mampu membangun komunitas kecil yang sangat berdedikasi dan aktif dalam topik tersebut.

Mereka dapat memberikan konten yang personal dan berinteraksi secara langsung dengan audiens mereka. Oleh sebab itu, banyak orang yang sedang memulai bisnis online mau berkolaborasi dengan nano influencer.

2. Micro Influencer

Micro influencer memiliki basis pengikut antara 10.000 hingga 100.000. Meskipun jumlah pengikutnya lebih sedikit dibandingkan dengan influencer yang lebih besar, micro influencer memiliki pengaruh yang signifikan dalam komunitas mereka.

Mereka sering memiliki pengetahuan mendalam dan spesifik dalam niche tertentu, yang memungkinkan mereka untuk memberikan konten yang relevan dan berharga bagi pengikut mereka.

Dengan daya jangkau yang lebih luas daripada nano influencer, mereka dapat mempengaruhi keputusan pembelian dan membangun kredibilitas dalam komunitas mereka.

3. Macro Influencer

Dengan basis pengikut yang lebih besar, yaitu antara 100.000 hingga 1 juta, macro influencer memiliki daya jangkau yang luas dan cakupan yang lebih besar di industri tertentu.

Di samping itu, macro influencer adalah orang-orang sering dianggap sebagai ahli di bidangnya dan memiliki pengaruh yang kuat dalam keputusan pembelian pengikut mereka.

Pengikut macro influencer biasanya merupakan orang-orang dengan loyalitas tinggi. Artinya, mereka memiliki komunitas pengikut yang setia dan mampu meningkatkan kesadaran merek serta eksposur produk secara signifikan.

Tak heran, macro influencer sering bekerja sama dengan merek-merek terkenal dan menciptakan ulasan dengan dampak yang kuat di industri tersebut. Perusahaan pun sering kali memiliki mereka sebagai bagian dalam influencer marketing.

4. Mega Influencer

Pembicara

Mega influencer meruapakan jenis influencer yang memiliki basis pengikut sangat besar, mencapai jutaan pengikut hingga puluhan juta. Sering kali, pengguna internet mengenal mereka bahkan secara internasional.

Dengan reputasi yang kuat, mega influencer adalah public figure dan ikon di insutri mereka, mampu mempengaruhi tren dan budaya, serta menjalin kerja sama dengan brand terkenal. Kehadiran mereka memiliki dampak besar dalam industri hiburan, mode, olahraga, dan lainnya.

Contoh mega influencer adalah Raffi Ahmad, Raditya Dika, Atta Halilintar, dan Deddy Corbuzier.

Setelah mempelajari jenis-jenis influencer, mari kita lihat beberapa contoh influencer terkenal yang telah membangun reputasi kuat dalam industri mereka masing-masing.

Contoh-Contoh Influencer Terkenal

Selain jenis influencer berdasarkan jumlah followers, influencer juga dapat dibedakan berdasarkan platform media yang mereka gunakan.

Ini dia contoh jenis influencer berdasarkan platform digital yang digunakan :

1. Blogger

Content Writer

Blogger adalah seseorang yang memiliki dan mengelola sebuah blog. Ada banyak blogger yang menjadi influencer dengan aktif memberikan ulasan tentang suatu produk, atau sekadar berbagai pengalaman pribadi di blognya.

Apabila memiliki banyak pembaca setia, sang blogger bahkan bisa memanfaatkannya untuk pemasaran produk yang efektif. Jadi, memiliki blog juga bisa menjadi salah satu peluang dan cara mendapatkan uang dari internet.

2. Selebgram

mendalami youtube

Selebritas Instagram atau Selebgram adalah seorang public figure yang menggunakan platform Instagram sebagai media promosi produk.

Selebgram biasanya memiliki jumlah pengikut yang besar dan tingkat engagement yang tinggi dengan audiensnya. Mereka sering kali bekerja sama dengan berbagai brand untuk endorsement produk, membantu meningkatkan visibilitas, dan mempengaruhi keputusan pembelian pengikut mereka.

Di Indonesia, terdapat banyak selebgram yang sukses membangun brand mereka di dunia digital. Beberapa contoh selebgram adalah Awkarin, Zoe Levana, dan Rachel Vennya.

3. YouTuber

Game streamer

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah YouTuber, bukan? YouTuber adalah orang yang aktif mengunggah video YouTube tentang suatu topik. Bisa gaming, digital marketing, hingga vlog tentang keseharian.

Biasanya, influencer YouTuber memiliki basis pengikut yang loyal dan mampu mengajak pengikutnya untuk melakukan keputusan tertentu berkat platform YouTube yang mendukung audiovisual.

Melalui konten-konten kreatif dan menarik, mereka mampu membangun hubungan dekat dengan audiens dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Contoh YouTuber misalnya Deddy Corbuzier, seorang YouTuber populer dengan konten podcast, Atta Halilintar dengan konten vlog, serta Jess No Limit, seorang YouTuber yang dikenal dengan konten gamingnya.

Itu dia beberapa contoh influencer terkenal di Indonesia. Bagaimana, Anda juga tertarik ingin menjadi influencer? Mari simak pembahasan tentang bagaimana cara menjadi influencer yang sukses berikut ini!

Cara Menjadi Influencer

Jika Anda tertarik untuk menjadi seorang influencer, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti :

  1. Tentukan niche Anda. Pilihlah topik atau minat yang paling Anda kuasai dan sukai, lalu fokuskan konten Anda di bidang tersebut.
  2. Bangun kehadiran online Anda. Buatlah profil media sosial yang profesional dan menarik, dan perbanyak followers dengan memposting konten yang berkualitas dan konsisten, Jangan lupa, buat website agar personal branding Anda makin kuat.
  3. Buat konten yang berkualitas. Hadirkan konten yang orisinal, menarik, dan relevan untuk audiens Anda. Selain itu, berikan manfaat dalam setiap postingan dan tujukkan bedanya Anda dengan influencer lain.
  4. Bangun engagement dengan pengikut. Rutinlah berinteraksi dengan audiens melalui komentar dan fitur interaktif media sosial lainnya.
  5. Jalin kemitraan dan kolaborasi. Carilah kesempatan untuk bekerja sama dengan brand atau influencer lain dalam niche Anda untuk meningkatkan eksposur dan jangkauan.

Influencer Adalah Impian Anda? Wujudkan Sekarang !

Influencer adalah salah satu profesi yang memiliki peluang menarik dalam dunia digital. Pengertian influencer sendiri adalah sosok di media sosial yang mampu memengaruhi orang dalam berperilaku ataupun melakukan sesuatu.

Untuk menjadi influencer, Anda bisa mulai memperkuat kehadiran online Anda, serta membuat konten berkualitas yang menarik perhatian banyak orang. Entah di media sosial Instagram, TikTok, hingga YouTube.

Nah dalam perjalan Anda menjadi seorang influencer, jangan lupakan pentingnya memiliki koneksi internet yang kencang dan stabil untuk mendukung proses upload konten atau sejenisnya. Tenang aja, kini ada Trikamedia yang mampu menyediakan itu. Tunggu apa lagi, yuk pasang sekarang!